Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, akhirnya angkat bicara soal bursa transfer musim panas ini. Ia menegaskan bahwa menentukan siapa yang harus direkrut klub bukanlah urusannya. Namun, ia tetap membuka diri terhadap kemungkinan datangnya pemain baru ke Anfield.
Pernyataan ini muncul di tengah situasi yang kurang ideal bagi Liverpool. The Reds baru saja melewati musim 2025-26 yang mengecewakan dengan finis kelima di klasemen akhir Premier League. Lebih parahnya lagi, Liverpool gagal memenangkan satu pun trofi sepanjang musim tersebut.
Musim Buruk dan Perombakan Besar di Liverpool
Musim 2025-26 menjadi salah satu musim terburuk Liverpool dalam beberapa tahun terakhir. Liverpool mengumpulkan 60 poin, jumlah yang merupakan yang terendah bagi tim yang finis kelima atau lebih tinggi di Premier League sejak Tottenham pada 2006-07 yang juga menempati posisi kelima dengan 60 poin. Catatan ini sekaligus menjadi yang terendah bersama Liverpool musim 2003-04 untuk tim yang lolos Liga Champions melalui posisi klasemen liga.

Selain hasil di lapangan, Liverpool juga menjalani perombakan besar-besaran menjelang musim baru. Mohamed Salah, Andy Robertson, dan Ibrahima Konate hengkang dengan status bebas transfer. Tak hanya itu, posisi pelatih kepala juga berganti dari Arne Slot menjadi Andoni Iraola.
Sikap Szoboszlai Soal Transfer Liverpool
Szoboszlai menegaskan bahwa urusan rekrutmen pemain berada di luar kewenangannya. “Bukan urusan saya untuk mengatakan siapa yang harus kami rekrut atau apakah kami perlu merekrut seseorang,” ujarnya. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada manajemen dan pelatih.
Gelandang asal Hungaria itu juga menegaskan bahwa ia akan menerima apa pun keputusan klub. Jika manajemen dan pelatih memutuskan untuk mendatangkan pemain baru, tim akan menyambut dengan senang hati. Sebaliknya, jika tidak ada rekrutan tambahan, ia menegaskan tim harus melakukan sesuatu yang istimewa dengan skuad yang ada.
Dua Rekrutan dan Kekhawatiran Kedalaman Skuad
Sejauh ini Liverpool baru mengamankan dua rekrutan pada bursa musim panas ini, yakni Jeremy Jacquet dan Victor Munoz. Selain itu, The Reds juga dikaitkan secara intens dengan winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola. Namun, belum ada kepastian mengenai kelanjutan negosiasi tersebut.
Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan suporter soal minimnya kedalaman skuad Liverpool. Banyak fans merasa tim masih membutuhkan tambahan tenaga untuk bersaing di semua kompetisi musim depan. Kekhawatiran itu wajar mengingat banyaknya pemain berpengalaman yang hengkang pada musim panas ini.
Trey Nyoni dan Harapan di Pundak Pemain Muda
Di tengah ketidakpastian bursa transfer, nama Trey Nyoni menjadi sorotan. Pemain berusia 19 tahun itu menunjukkan performa impresif selama pramusim. Ia pun berpotensi mendapatkan lebih banyak menit bermain bersama tim utama musim ini.
Szoboszlai memberikan dukungan penuh kepada Nyoni dan para pemain muda lainnya. “Saya selalu tahu bahwa Trey adalah pemain bagus. Dalam latihan ia sudah menunjukkan kualitasnya berkali-kali, juga saat mendapat kesempatan bermain di beberapa laga piala atau bahkan di Premier League,” kata Szoboszlai. Ia juga memuji para pemain muda di lini belakang yang tampil baik dalam sesi latihan maupun pertandingan.
Szoboszlai menegaskan bahwa para pemain muda adalah bagian dari skuad dan semua pihak harus saling membantu. “Skuad saat ini pendek, jadi kami membutuhkan semua orang,” tambahnya. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Liverpool mungkin akan lebih mengandalkan pemain muda jika tidak ada rekrutan baru.
Pada akhirnya, Szoboszlai memilih fokus pada tugasnya di lapangan dan menyerahkan urusan transfer kepada pihak yang berwenang. Liverpool memang menghadapi musim yang penuh tantangan, mulai dari perombakan skuad hingga tekanan untuk bangkit dari musim buruk. Apakah The Reds akan menambah amunisi baru atau tetap percaya pada skuad yang ada, waktu yang akan menjawab.