Kepulangan sang pahlawan. Sebuah kisah romantis yang didambakan semua orang. Para legenda seperti Henry, Drogba, dan Rooney telah melakukannya. Kini, impian itu membayangi Jack Grealish untuk kembali ke pelukan Aston Villa, tempat ia dipuja bak dewa.
Tapi romantisme itu mati seketika, hancur lebur dihantam tembok kejam bernama UANG. Gaji selangit Grealish dan aturan finansial yang mencekik membuat “kepulangan romantis” ini hanyalah sebuah “mimpi di siang bolong”. Sebuah fantasi indah yang mustahil terwujud.
Continue reading