Harvey Barnes Ungkap Target Utama Newcastle di EFL Cup

Harvey Barnes mengungkapkan target utama Newcastle United di ajang EFL Cup, yakni melaju sejauh mungkin hingga mengangkat trofi. Pemain sayap itu menjadi pahlawan kemenangan Newcastle atas West Brom dengan skor 3-2 di St. James’ Park setelah mencetak gol penentu pada menit ke-81. Hasil ini sekaligus memastikan The Magpies lolos ke babak ketiga EFL Cup.

Ambisi besar itu bukan tanpa dasar. Barnes merupakan bagian dari skuad Newcastle yang mengakhiri penantian 70 tahun tanpa gelar dengan menjuarai EFL Cup pada musim 2024-25. Kini, ia ingin mengulang kesuksesan tersebut bersama rekan-rekannya di St. James’ Park.

Harvey Barnes

Jalannya Pertandingan Newcastle vs West Brom

West Brom membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Isaac Price di awal babak pertama. Newcastle baru bisa menyamakan kedudukan sebelum jeda setelah Bazoumana Toure mencetak gol pertamanya untuk klub. Skor 1-1 bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.

Berikut ringkasan gol dalam laga ini:

  • Isaac Price membawa West Brom unggul lebih dulu di babak pertama.
  • Bazoumana Toure menyamakan kedudukan untuk Newcastle sebelum turun minum.
  • Harvey Barnes membalikkan keadaan tak lama setelah babak kedua bergulir.
  • Isaac Price kembali menyamakan skor lewat titik penalti.
  • Harvey Barnes memastikan kemenangan Newcastle pada menit ke-81.

Sebelum kick-off, Newcastle memperkenalkan rekrutan anyar mereka, Nico Gonzalez. Sementara itu, Barnes baru dimasukkan pada jeda istirahat, dan keputusan itu langsung terbukti tepat. Gol cepatnya di awal babak kedua bermula dari kegagalan lini pertahanan West Brom membuang bola pada situasi sepak pojok.

Pernyataan Harvey Barnes soal Target Newcastle

Barnes menegaskan bahwa pengalaman memenangi trofi musim lalu menjadi modal berharga bagi timnya. Beberapa pemain senior di skuad Newcastle saat ini sudah merasakan kejayaan dan ingin mengalaminya sekali lagi. “Sebagian pemain senior yang ada di sini sudah merasakan nikmatnya kejayaan, itulah yang kami inginkan,” ujarnya.

Barnes juga menyinggung peran manajer dalam membangun mentalitas pemenang di tim. Ia menilai sang manajer yang pernah sukses dalam kariernya memiliki ambisi yang sama. “Manajer sudah meraih kesuksesan dalam kariernya dan ia menginginkan hal yang sama, karena itulah ia datang ke sini, jadi ada penekanan besar pada hal tersebut,” jelasnya.

“Target utamanya adalah melaju sejauh mungkin hingga menjadi juara,” tegas Barnes. Ambisi ini wajar mengingat Newcastle sudah merasakan manisnya gelar EFL Cup pada musim 2024-25. Kini, seluruh skuad ingin mengulang momen bersejarah tersebut.

Peran Penting Barnes dan Dominasi Newcastle di Atas Kertas

Meski baru bermain di babak kedua, Barnes tampil sangat efisien dan menjadi pembeda dalam laga ini. Ia mencetak dua gol yang memastikan Newcastle melaju ke babak berikutnya. Gol keduanya lahir dari penyelesaian first-time memanfaatkan umpan silang rendah Amar Dedic.

Statistik pun memperkuat dominasi Newcastle dalam laga ini. Newcastle memenangi duel expected goals (xG) dengan keunggulan 2,83 berbanding 1,49 atas West Brom. Artinya, meski kebobolan dari titik penalti, Newcastle tetap lebih unggul dalam hal kualitas peluang yang diciptakan.

Langkah Berikutnya: Ujian Tandang di Markas Millwall

Kemenangan atas West Brom mengantarkan Newcastle ke babak ketiga EFL Cup. Di babak tersebut, mereka akan bertandang ke kandang Millwall yang berkompetisi di Championship. Laga ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi The Magpies untuk menjaga momentum positif.

Rekor Newcastle saat menghadapi tim dari divisi bawah cukup impresif. Mereka memenangi enam dari delapan laga terakhir EFL Cup melawan tim dari divisi lebih rendah, dengan satu kekalahan dan satu hasil imbang. The Magpies bahkan telah memenangi empat pertandingan beruntun sejak kalah 1-0 dari Brentford di perempat final EFL Cup 2020-21.

Secara keseluruhan, kemenangan 3-2 atas West Brom menunjukkan daya juang Newcastle yang tinggi. Barnes kembali membuktikan diri sebagai pemain kunci di momen-momen penting, sementara mentalitas pemenang yang dimiliki tim membuat mereka layak diperhitungkan di EFL Cup musim ini. Kini, dukungan penuh akan mengalir saat mereka bersiap menghadapi Millwall di babak ketiga.