Djed Spence Resmi ke Inter Milan, Terpikat Sejarah Klub

Djed Spence resmi bergabung dengan Inter Milan pada bursa transfer musim panas ini. Bek sayap asal Inggris itu mengungkapkan bahwa sejarah gemilang Nerazzurri menjadi faktor utama yang meyakinkannya meninggalkan Tottenham Hotspur. Kepindahan ini dikonfirmasi oleh kedua klub pada Sabtu (16 Agustus 2026).

Inter harus menebus Spence dengan nilai transfer €35 juta atau sekitar £30 juta. Kedatangan pemain berusia 26 tahun itu terjadi tak lama setelah Inter melepas Denzel Dumfries ke Real Madrid. Kini, Spence siap menulis babak baru dalam perjalanan kariernya bersama salah satu klub terbesar di Italia.

Detail Transfer Djed Spence ke Inter Milan

Proses transfer Spence rampung pada Sabtu (16 Agustus 2026), setelah Tottenham menyetujui tawaran resmi dari Inter. Pemain berusia 26 tahun itu langsung diumumkan sebagai bagian dari skuad Nerazzurri melalui kanal resmi klub. Ia pun menjadi jawaban Inter atas kebutuhan di posisi bek sayap kanan.

Djed Spence

Sebelumnya, Inter telah melepas Denzel Dumfries ke Real Madrid pada periode yang sama. Dengan hadirnya Spence, kedalaman skuad Inter di lini belakang kembali bertambah. Ia pun diprediksi akan langsung bersaing untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Dumfries tersebut.

Perjalanan Karier Spence Sebelum Gabung Inter

Spence mengawali karier di Inggris bersama Middlesbrough sebelum direkrut Tottenham pada 2022. Namun, selama empat tahun berseragam Spurs, ia lebih sering menghabiskan waktu sebagai pemain pinjaman. Rennes dan Leeds United menjadi dua klub yang sempat menampungnya selama periode tersebut.

Selain itu, Spence juga pernah menjalani masa peminjaman di Genoa pada paruh kedua musim 2023-24. Bersama klub asal Italia itu, ia tercatat tampil sebanyak 16 kali di Serie A. Kini, dua tahun berselang, ia kembali ke Italia dengan status permanen bersama Inter.

Pengalaman bermain di luar Inggris diyakini Spence telah membentuk dirinya sebagai pribadi yang lebih matang. Ia mengaku banyak belajar selama menjalani karier di Rennes dan Genoa. “Saya bisa bilang saya menjadi dewasa ketika berada di luar negeri, dan saya bersyukur atas pengalaman-pengalaman itu,” ujarnya.

Sejarah Gemilang Inter Jadi Alasan Utama Spence

Spence mengaku langsung tertarik dengan Inter karena sejarah besar yang dimiliki klub tersebut. Ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari klub dengan koleksi trofi yang melimpah. “Saya benar-benar tertarik dengan sejarahnya. Anda hanya perlu melihat ke belakang kami dan semua trofi yang ada. Ini benar-benar klub besar,” kata Spence kepada situs resmi Inter.

Bagi Spence, kepindahan ini bukan sekadar langkah karier, melainkan juga keputusan besar bagi keluarganya. Ia mengaku sangat bahagia bisa berseragam Nerazzurri dan siap bekerja keras. “Ini langkah besar bagi saya dan keluarga. Saya sangat senang berada di sini dan siap memulai,” tambahnya.

Inter memang dikenal sebagai salah satu klub paling bersejarah di Italia dengan segudang gelar. Hal inilah yang membuat klub asal Milan itu selalu menjadi tujuan menarik bagi para pemain top. Spence pun bertekad untuk ikut menorehkan prestasi baru bersama Inter.

Peran Spence di Inter: Bantu Pertahankan Scudetto

Spence didatangkan Inter untuk memperkuat skuad asuhan Cristian Chivu. Tim asal Milan tersebut akan memulai musim baru dengan menghadapi Monza pada pekan depan. Sebagai juara bertahan Serie A, Inter tentu menargetkan kembali mengangkat trofi di akhir musim.

Di tim barunya, Spence akan bertemu kembali dengan sejumlah pemain yang sudah dikenalnya. John Stones sempat menjadi rekan setimnya di Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026. Sementara itu, Josep Martinez merupakan pemain yang juga pernah bersamanya di Genoa dua tahun lalu.

Spence mengaku belum sempat berbincang banyak dengan rekan-rekan barunya tersebut. Namun, Stones dan Martinez sudah mengirimkan pesan sambutan dalam beberapa hari terakhir. “Saya tidak sabar untuk melihat mereka dan memulai,” ungkap Spence.

Rekrutan Kelima Inter dan Kiprah Spence di Piala Dunia

Dengan datangnya Spence, Inter kini sudah mengamankan lima pemain anyar pada bursa musim panas ini. Sebelumnya, Nerazzurri telah mendatangkan John Stones, Manuel Akanji, Aleksandar Stankovic, dan Ivan Provedel. Spence pun melengkapi daftar belanja Inter pada musim panas ini.

Penampilan Spence di Piala Dunia 2026 turut menjadi modal berharga sebelum bergabung dengan Inter. Ia membantu Timnas Inggris asuhan Thomas Tuchel meraih medali perunggu setelah dikalahkan Argentina di semifinal. Spence juga mencatatkan 19 tekel, jumlah terbanyak untuk bek Inggris dalam satu edisi turnamen sejak Ashley Cole pada 2002.

Kedatangan sejumlah pemain baru menunjukkan ambisi Inter untuk tetap kompetitif di papan atas. Penjualan Dumfries ke Real Madrid pun memberi ruang bagi Spence untuk segera mendapat kepercayaan. Kini, semua mata akan tertuju pada performanya di laga-laga perdana Inter musim ini.

Kepindahan Djed Spence ke Inter Milan menjadi salah satu cerita menarik di bursa transfer musim panas ini. Terpikat oleh sejarah gemilang klub, ia siap membawa pengalaman internasionalnya untuk membantu Inter mempertahankan gelar. Dukungan dari rekan-rekan baru dan kepercayaan pelatih diharapkan bisa membuatnya cepat beradaptasi.

Dengan kualitas yang dimilikinya, Spence punya peluang besar untuk menjadi andalan Inter di lini belakang. Pertandingan melawan Monza akan menjadi ujian pertamanya bersama Nerazzurri. Kini, tinggal menunggu bagaimana ia membuktikan bahwa pilihan pindah ke Inter adalah keputusan yang tepat.