Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis Kandidat Terkuat? Ramalan Chris Sutton

Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa yang Akan Lolos?

Piala Dunia 2026 sudah memasuki fase gugur yang menegangkan. Dari 48 tim yang bertarung, hanya tersisa 32 tim yang masih berpeluang menuju final di MetLife Stadium, New York, pada 19 Juli. BBC Sport bekerja sama dengan pakar sepak bola Chris Sutton dan AI (Microsoft Copilot) memberikan prediksi Piala Dunia 2026 untuk setiap laga babak 32 besar. Sejauh ini, akurasi tebakan Sutton mencapai 57%, AI 60%, dan pengguna BBC justru memimpin dengan 67%.

Kejutan terbesar terjadi di laga terakhir grup, saat Ekuador mengalahkan Jerman. Namun, semua mata kini tertuju pada Prancis yang tampil superior. Apakah Les Bleus menjadi tim yang harus dikalahkan? Simak ramalan Sutton untuk setiap pertandingan di bawah ini.

Chris Sutton

Minggu, 28 Juni: Afrika Selatan vs Kanada (Los Angeles, 20.00 BST)

Afrika Selatan tampil mengejutkan dengan finis kedua di Grup A. Menurut Sutton, keberhasilan mereka lebih karena Korea Selatan yang meremehkan. Namun, Kanada yang dilatih Jesse Marsch punya intensitas tinggi. “Saya akan terkejut lagi jika tuan rumah tidak lolos,” ujar Sutton. Prediksi: 0-3 untuk Kanada.

Senin, 29 Juni: Brasil vs Jepang (Houston, 18.00 BST)

Jepang menjadi kuda hitam bagi banyak pengamat. Mereka pernah mengalahkan Brasil di laga uji coba Oktober lalu. Sutton yakin kejutan akan terulang. “Saya khawatir dengan lini tengah Brasil. Mereka tidak bisa mengejar serangan cepat Jepang,” katanya. Prediksi: 1-2 untuk Jepang.

Senin, 29 Juni: Jerman vs Paraguay (Boston, 21.30 BST)

Jerman yang sudah memastikan juara grup sempat mengistirahatkan pemain saat kalah dari Ekuador. Kini mereka kembali dengan kekuatan penuh. Paraguay diprediksi akan bertahan rapat, tapi Jerman punya cara untuk menembus pertahanan. Prediksi Sutton: 2-1.

Selasa, 30 Juni: Belanda vs Maroko (Monterrey, 02.00 BST)

Pertandingan menarik karena pemenangnya akan bertemu Afrika Selatan atau Kanada. Belanda solid di belakang dan tajam di depan, namun Maroko memiliki kualitas merata. Sutton memilih Maroko menang 3-1.

Selasa, 30 Juni: Pantai Gading vs Norwegia (Dallas, 18.00 BST)

Erling Haaland masih memburu sepatu emas. Norwegia istirahatkan ia saat melawan Prancis. Pantai Gading juga punya ancaman di lini depan. Sutton memprediksi laga berakhir 2-2 dan Norwegia menang adu penalti.

Selasa, 30 Juni: Prancis vs Swedia (New York, 22.00 BST)

Swedia mungkin akan bertahan dalam, tapi Prancis terlalu kuat. “Saat ini saya tidak melihat siapa pun bisa menghentikan Prancis dengan daya gedornya,” tegas Sutton. Prediksi: 4-0.

Rabu, 1 Juli: Meksiko vs Ekuador (Mexico City, 02.00 BST)

Meksiko di kandang, tapi Ekuador sudah terbiasa dengan ketinggian di Quito. Ekuador percaya diri setelah mengalahkan Jerman. Namun, faktor fans Meksiko bisa menjadi pembeda. Sutton memprediksi 1-0 untuk Meksiko.

Rabu, 1 Juli: Inggris vs DR Kongo (Atlanta, 17.00 BST)

DR Kongo dikenal disiplin bertahan, seperti saat menahan imbang Portugal. Pelatih Sebastien Desabre jago meracik pemain muda. Inggris harus waspada dengan serangan balik, tapi Sutton yakin Inggris menang 2-1.

Rabu, 1 Juli: Belgia vs Senegal (Seattle, 21.00 BST)

Belgia tampil kurang meyakinkan di grup yang lemah. Sebaliknya, Senegal tampil impresif meski kalah dari Prancis dan Norwegia. Sutton mendukung Senegal menang 3-1.

Kamis, 2 Juli: AS vs Bosnia-Herzegovina (San Francisco, 01.00 BST)

AS sudah memuncaki grup dan akan menurunkan tim utama. Christian Pulisic mungkin tidak 100% fit, tapi Bosnia dianggap terbatas. “Saya yakin AS akan menang telak,” ujar Sutton. Prediksi: 3-0.

Kamis, 2 Juli: Spanyol vs Austria (Los Angeles, 20.00 BST)

Spanyol belum tampil maksimal, tapi skuadnya sangat bertalenta, termasuk Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal. Austria akan menekan tinggi, tapi Spanyol bisa mengelabui mereka. Prediksi: 3-1.

Jumat, 3 Juli: Portugal vs Kroasia (Toronto, 00.00 BST)

Cristiano Ronaldo (41 tahun) bermain penuh setiap laga. Sutton mengkritik pelatih Roberto Martinez yang terlalu memanjakan CR7. Namun, ia tetap memprediksi Portugal menang 1-0 berkat gol Ronaldo.

Jumat, 3 Juli: Swiss vs Aljazair (Vancouver, 04.00 BST)

Aljazair berjuang keras lolos, tapi Swiss punya rekor buruk di babak gugur. Namun, Granit Xhaka akan memimpin timnya memutus catatan itu. Prediksi: 2-0 untuk Swiss.

Jumat, 3 Juli: Australia vs Mesir (Dallas, 19.00 BST)

Kedua tim suka bertahan dan serangan balik. Mohamed Salah diragukan mencetak gol. Laga diperkirakan berakhir 0-0 dan Mesir menang adu penalti.

Jumat, 3 Juli: Argentina vs Tanjung Verde (Miami, 23.00 BST)

Tanjung Verde adalah kisah sukses turnamen ini. Pertahanan mereka tangguh, sudah menahan Spanyol. Namun, Argentina terlalu licin. Lionel Messi diprediksi menjadi penentu. Sutton: 2-0.

Sabtu, 4 Juli: Kolombia vs Ghana (Kansas City, 02.30 BST)

Kolombia kerja keras dan agresif di depan. Ghana mungkin mampu menahan Inggris, tapi Kolombia punya kualitas serang lebih baik. Prediksi: 2-0.

Kesimpulan: Siapa yang Akan Bertahan?

Dari 16 laga babak 32 besar Piala Dunia 2026, Chris Sutton melihat Prancis sebagai tim paling menakutkan. Namun, kejutan seperti Jepang, Maroko, atau Senegal bisa saja terjadi. Akurasi prediksi Sutton memang belum sempurna, tapi ramalannya selalu menarik untuk diikuti. Satu hal yang pasti: babak gugur kali ini akan menyajikan drama dan kejutan yang tak terduga.