Jack Grealish tidak masuk skuad Everton ketika tim itu mengalahkan Newcastle United 3-1 di Carabao Cup. Manajer David Moyes menyebut keputusan tersebut diambil klub karena adanya “pelanggaran disiplin klub”. Everton sendiri tidak merinci bentuk pelanggaran yang dimaksud, tetapi keputusan itu mencuat di tengah status Grealish sebagai pemain pinjaman dari Manchester City.
Kabar ini penting karena Grealish sedang mencoba membangun kembali karier setelah cedera dan sempat kehilangan tempat di City. Ia juga menjadi salah satu pemain senior yang diharapkan Everton pada musim dengan skuad relatif tipis. Karena itu, absennya bukan sekadar rotasi biasa, melainkan memunculkan pertanyaan soal masa depannya di Everton dan peluangnya kembali ke timnas Inggris.
Alasan Jack Grealish Absen dari Kemenangan Everton
Moyes mengonfirmasi bahwa Grealish ditinggalkan dari pertandingan melawan Newcastle karena “pelanggaran disiplin klub”. Ia menolak memberikan detail, dengan alasan tidak ingin membicarakannya terlalu jauh. Meski begitu, Moyes menegaskan bahwa dirinya mendukung keputusan klub untuk tidak memakai winger timnas Inggris tersebut.
Menurut pemahaman yang beredar, keputusan itu muncul dari absennya Grealish di sesi latihan tanpa izin. Everton tidak mengumumkan rincian resmi, sehingga informasi ini masih diposisikan sebagai pemahaman, bukan pernyataan klub. Grealish sempat absen dari kekalahan 2-0 di Arsenal pada Sabtu sebelumnya karena sakit, lalu dilaporkan tidak mengikuti latihan pada Senin tanpa izin.
Grealish kemudian kembali berlatih di kompleks Finch Farm, tetapi ia diperkirakan akan didenda atas ketidakhadiran tanpa izin tersebut. Di sisi lain, Everton tidak terlalu membutuhkannya karena tetap memenangi laga melawan Newcastle dan melaju ke perempat final Carabao Cup. Kemenangan 3-1 di Hill Dickinson Stadium itu membuat Everton menghadapi Fleetwood Town, klub League Two, pada babak berikutnya.
Latar Belakang Status Pinjaman Jack Grealish
Grealish bukan pemain baru di Everton karena ia sudah menghabiskan sebagian besar musim lalu di klub itu dengan status pinjaman serupa. Saat itu ia mencetak dua gol dan mencatat enam assist dalam 20 penampilan sebelum menderita cedera kaki yang mengakhiri musimnya pada Januari. Setelah pulih, ia kembali ke Manchester City dan masuk sebagai pemain pengganti dalam kekalahan 3-0 dari Arsenal di Community Shield pada Agustus.
Ia juga tampil sebagai pengganti saat City menang 2-1 atas Bournemouth pada pekan pembuka Premier League. Grealish lalu kembali ke Everton sebelum jendela transfer ditutup dan telah bermain lima kali untuk klub itu di Premier League musim ini. Ia juga sempat tampil dalam kemenangan Everton atas Wolverhampton Wanderers di putaran ketiga EFL Cup.
Kontrak Grealish di Manchester City dilaporkan memasuki tahun terakhir, dengan nilai sekitar £300.000 per pekan. Ia disingkirkan oleh Pep Guardiola pada musim terakhir pelatih asal Spanyol itu di City dan diizinkan bergabung ke Everton dengan status pinjaman selama satu musim. Mantan pemain Aston Villa yang dibeli City seharga £100 juta pada 2021 itu kini berada di titik ketika performa dan perilakunya ikut menentukan arah karier.
Dampak bagi Everton dan Masa Depan Jack Grealish
Everton saat ini membutuhkan kontribusi semua pemain senior setelah jendela transfer musim panas yang mengecewakan meninggalkan skuad relatif tipis. Dalam situasi seperti itu, Moyes semestinya bisa mengandalkan Grealish sebagai salah satu opsi utama. Karena itu, pelanggaran disiplin ini memunculkan pertanyaan apakah insiden tersebut menjadi awal berakhirnya masa bakti Grealish di Everton.
Sebelumnya, pada Agustus, CEO Everton Angus Kinnear menyebut Grealish sebagai pemain yang “jatuh cinta pada warna biru yang tepat”, tetapi tetap mengingatkan bahwa ia adalah pemain Manchester City. Kinnear juga mengatakan para pendukung dan tim menerima Grealish sebagai bagian dari mereka, sehingga membuka peluang pembicaraan jangka panjang. Ia menambahkan bahwa hal terpenting adalah Grealish kembali bugar setelah cedera serius dan mendapat menit bermain di Community Shield.
Moyes sendiri pernah terbuka soal betapa “dicintai” Grealish di klub, tetapi suasana kini tampak berubah. Meski enggan merinci pelanggaran disiplin, Moyes memuji para pemain yang tampil melawan Newcastle karena tidak membiarkan absennya Grealish mengganggu fokus. Ia menilai Everton punya nilai-nilai baik yang dijunjung pemain di dalam maupun di luar lapangan, serta menyebut tim terbatas di beberapa area tetapi berusaha tetap kompetitif.
Peluang di Timnas Inggris dan Konteks Karier
Grealish memiliki 39 caps bersama timnas Inggris dan telah mencetak empat gol. Ia belum kembali bermain untuk The Three Lions sejak mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas Finlandia di Helsinki pada Nations League 2024. Absennya dari skuad Everton, ditambah sanksi yang diperkirakan menyusul, menjadi sinyal bahwa jalur kembali ke timnas tidak otomatis terbuka.
Di level klub, Grealish sempat menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya bersama Everton sebelum cedera kaki. Pada awal musim lalu, ia bahkan meraih penghargaan pemain terbaik Premier League bulan Agustus dan cepat menjadi favorit pendukung. Namun, konsistensi dan kedisiplinan tetap menjadi sorotan, terutama ketika kompetisi menuntut kontribusi stabil.
Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Moyes tidak mau membocorkan apakah Grealish akan tersedia untuk laga Premier League melawan Newcastle pada Senin. Saat ditanya, ia hanya mengatakan tidak akan memberikan informasi tim. Pernyataan itu membuat status Grealish untuk pertandingan berikutnya masih terbuka, meski ia sudah kembali berlatih.
Everton sendiri belum meraih trofi besar sejak 1995, sehingga kemajuan di Carabao Cup menjadi hal berharga. Kemenangan atas Newcastle menunjukkan bahwa tim mampu menjaga fokus meski diterpa persoalan disiplin pemain. Bagi Grealish, pertanyaannya kini bukan hanya soal kembali ke starting XI, tetapi juga bagaimana ia membangun kembali kepercayaan klub dan fans.
Kasus Jack Grealish di Everton menunjukkan bagaimana persoalan disiplin bisa cepat mengubah narasi seorang pemain. Di satu sisi, Everton tetap kompetitif dan melaju ke perempat final Carabao Cup; di sisi lain, Grealish menghadapi tekanan untuk membuktikan kedisiplinan serta konsistensinya. Dengan kontrak di Manchester City yang memasuki tahun terakhir, setiap keputusan dan perilakunya kini punya bobot besar bagi masa depan karier.
Jika ia kembali mendapat kesempatan, Grealish perlu memanfaatkannya untuk mengembalikan kepercayaan Moyes dan menjaga peluang di timnas Inggris. Sebaliknya, jika sanksi dan absennya berlanjut, Everton bisa semakin mempertimbangkan ulang rencana jangka panjang untuk pemain pinjaman tersebut. Yang jelas, insiden ini menjadi titik penting yang perlu segera dijawab dengan tindakan di lapangan.
