Laga Chelsea Vs Real Sociedad pada Sabtu lalu menjadi ujian terakhir The Blues sebelum memulai Premier League, dan mereka menutupnya dengan kemenangan 3-1 di Stamford Bridge. Namun kemenangan ini diwarnai momen kurang menyenangkan, yakni sebagian suporter mencemooh Enzo Fernandez. Di tengah situasi itu, pelatih Xabi Alonso justru merasa senang dengan dukungan para penggemar dan ingin membangun koneksi yang erat dengan mereka.
Laga uji coba ini menjadi ajang bagi Chelsea untuk meracik komposisi terbaik sebelum bertandang ke markas Fulham pada 24 Agustus. Alonso sengaja menurunkan skuad yang cukup kuat, sekaligus memberi kesempatan kepada pemain yang baru kembali dari Piala Dunia. Hasilnya, kemenangan meyakinkan sekaligus sejumlah catatan yang perlu diperbaiki sebelum kompetisi resmi bergulir.
Jalannya Laga Chelsea Vs Real Sociedad: Gol Rogers dan Brace Joao Pedro
Morgan Rogers membuka keunggulan Chelsea pada menit ke-11, sekaligus mencetak gol pertamanya untuk klub pada debut kandangnya. Gol tersebut berawal dari sundulan Joao Pedro yang hanya mampu ditepis kiper Real Sociedad, Alex Remiro. Bola muntah pun disambar Rogers dari jarak dekat untuk membawa The Blues unggul lebih dahulu.
Real Sociedad sempat menyamakan kedudukan melalui Jon Aramburu tepat sebelum turun minum. Namun dominasi Chelsea akhirnya berbuah kemenangan setelah Joao Pedro mencetak dua gol di babak kedua. Dua gol itu lahir dari sundulan di tiang jauh serta serangan balik yang ia selesaikan dengan baik setelah menerima umpan terobosan Malo Gusto.
Sepanjang pertandingan, Chelsea tampil lebih dominan baik dari segi penguasaan bola maupun peluang. Catatan expected goals (xG) The Blues menyentuh angka 1,57, sedangkan Real Sociedad hanya 0,97. Chelsea juga menguasai bola sebesar 58,9 persen dan menciptakan dua peluang besar tanpa memberi satu pun peluang serupa kepada lawan.
Enzo Fernandez Menerima Cemoohan di Stamford Bridge
Enzo Fernandez masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-62 dalam laga Chelsea Vs Real Sociedad. Begitu ia bersiap bermain, sebagian penonton di Stamford Bridge terdengar melontarkan ejekan. Meski demikian, ada juga kelompok suporter lain yang tetap memberikan tepuk tangan kepada gelandang asal Argentina tersebut.
Sambutan dingin ini tidak terlepas dari situasi yang berkembang selama bursa transfer musim panas. Fernandez disebut-sebut mendorong keinginan untuk hengkang dari Stamford Bridge, dengan Real Madrid dan Manchester City dikaitkan sebagai peminatnya. Ketidakpuasan sebagian fans inilah yang kemudian memunculkan suara cemoohan saat gelandang asal Argentina itu tampil.
Perlu dicatat, laga ini sekaligus menjadi momen kembalinya sejumlah pemain Chelsea yang melaju jauh di Piala Dunia, termasuk Fernandez. Menurut Alonso, beberapa di antara mereka baru bergabung dengan tim sekitar tiga hari sebelum pertandingan. Meski begitu, mereka sudah sanggup bermain hingga 60 menit, sementara Fernandez baru mendapatkan kesempatan pada babak kedua.
Xabi Alonso Ingin Bangun Koneksi dengan Suporter Chelsea
Terlepas dari momen cemoohan kepada Fernandez, Alonso mengaku senang dengan dukungan yang ditunjukkan suporter sepanjang laga. Ia menilai laga uji coba terakhir ini berjalan baik, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan. “Ini laga persiapan terakhir yang sangat bagus. Bagi sebagian pemain, ini laga pramusim pertama dan terakhir. Ada beberapa hal bagus dan beberapa hal yang bisa kami tingkatkan. Itu normal di tahap ini,” ujarnya kepada kanal media Chelsea.
Alonso juga menyebut pertandingan ini sebagai ujian terakhir sebelum timnya menghadapi Fulham. Ia mengaku terharu dengan sambutan yang diterimanya di Stamford Bridge pada laga tersebut. “Ini emosional, pertama kalinya saya berada di rumah baru. Sambutan dari para suporter sangat luar biasa, untuk tim dan staf baru, termasuk saya sendiri. Saya sangat senang,” kata pelatih asal Spanyol itu.
Bagi Alonso, koneksi dengan suporter bukan sekadar formalitas, melainkan kunci penting bagi perjalanan Chelsea musim ini. “Kami ingin membangun koneksi dan mendapatkan dukungan itu. Kami ingin memberikan sepak bola yang bagus agar mereka memberi energi, dan kemudian kami bisa terhubung,” jelasnya. “Atmosfer yang bagus di stadion akan menjadi dorongan besar bagi tim.”
Bekal Chelsea Menghadapi Fulham di Premier League
Kemenangan ini menjadi modal yang baik bagi Chelsea jelang laga pembuka Premier League. The Blues akan bertandang ke Craven Cottage untuk menghadapi Fulham pada 24 Agustus. Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi pasukan Alonso untuk membuktikan kesiapan mereka di kompetisi resmi.
Dari sisi rekor pertemuan, Chelsea cukup nyaman menghadapi Fulham sepanjang sejarah Premier League. Dalam 38 pertemuan di kompetisi ini, The Blues menang 23 kali, hanya kalah empat kali, dan 11 laga lainnya berakhir imbang. Catatan tersebut tentu menjadi modal psikologis, meskipun hasil di lapangan tidak pernah bisa diprediksi hanya dari statistik masa lalu.
Secara keseluruhan, laga Chelsea Vs Real Sociedad memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kondisi tim saat ini. The Blues tampil solid secara kolektif, tetapi masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Alonso, terutama menyangkut suasana di sekitar skuad. Ia perlu memastikan fokus seluruh pemain tetap terjaga di tengah ketidakpastian masa depan Fernandez.
Dengan hasil positif ini, Chelsea menatap musim baru dengan optimisme yang cukup beralasan. Kini perhatian tertuju pada laga pembuka melawan Fulham, yang akan menjadi penentu awal dari kiprah mereka. Dukungan suporter yang diharapkan semakin kuat tentu akan menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Xabi Alonso.
